pRLy0KjoYc-s7w-itlUBTnSoa9g blogrozran: Info Lokal blogrozran

Pages

Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Info Lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Lokal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Januari 2015

download video forno sepasang pelajar SMA di perkebunan gegerkan Jambi



Penyidik kepolisian Jambi kini sedang memburu pelaku penyebaran video mesum diduga sepasang pelajar SMA di Kabupaten Bungo, Jambi. Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah di Jambi, Selasa mengatakan, penyelidikan kini mengarah kepada penyebar video mesum tersebut untuk mengungkap kasusnya.

Terkait beredarnya video mesum di Kabupaten Bungo belakangan ini, dengan pelaku sepasang pelajar berseragam SMA, pihak kepolisian mengejar pelaku penyebaran video tersebut yang berdurasi sekitar tiga menit yang berlokasi di kawasan perkebunan.

Almansyah mengatakan, jika Polda Jambi sudah minta Polres Bungo melakukan penyelidikan terkait hal ini.

"Kami juga sudah mendengar informasi tentang beredarnya video porno ini, dan pihak Polres Bungo sudah turun untuk melakukan penyelidikan," kata Almansyah seperti dikutip dari Antara, Selasa (25/3).

Proses penyelidikan yang dilakukan Polres Bungo, dilanjutkan mengarah kepada penyebar video serta pembuat video.

"Jika dilihat dari video itu sepertinya ada dugaan pemaksaan untuk melakukan hal tak senonoh dan sengaja direkam," jelas Almansyah.

Sementara terkait pelaku pada video berdurasi tiga menit lebih tersebut, pihak kepolisian juga melakukan pengusutan, terkait benar atau tidaknya jika masih berstatus pelajar atau hanya sekedar mengenakan seragam sekolah saja.

Di dalam video itu, si pemeran wanita dan pria itu mengenakan seragam sekolah warna putih abu-abu.

"Kami juga melakukan penyelidikan benar tidaknya si pemeran dalan video itu masih berstatus pelajar atau hanya sekedar mengenakan baju seragam," ujar Almansyah.

Namun hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Bungo, belum sampai ke Polda Jambi.(src)
read more

Minggu, 04 Januari 2015

Video Porno "Penangkapan Buaya Darat" Bangka



Video porno berdurasi dua menit dengan judul "penangkapan buaya darat", menghebohkan warga Bangka Tengah, Bangka Belitung karena diduga pemerannya adalah warga setempat. Pembuat video tersebut juga diduga dilakukan di kawasan pantai di daerah itu.

"Saya sempat penasaran, kemudian setelah dilihat sepertinya pengambilan video itu di Pantai Air Anyir, Bangka dan direkam pada 2012," kata Amat, seorang warga Koba, Minggu (4/1).

Ia menjelaskan, video porno tersebut memang sudah lama beredar di dunia maya dan bahkan dengan mudah menemukannya di situs Youtube namun belakangan ini menjadi heboh karena diduga pemerannya adalah orang Bangka.

"Video porno ini sudah dilihat oleh 2.378 pengunjung situs Youtube. Selain itu, sebanyak enam orang pengunjung memberikan tanda like dan tiga orang pengunjung memberikan tanda dislike," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam adegan tersebut dua sejoli tengah asyik berhubungan layaknya suami istri lalu kemudian digerebek sekelompok pemuda.

"Dua pasangan luar nikah ini sempat terkejut ketika rombongan pemuda menghampirinya dan mencoba melarikan diri namun langsung ditahan oleh para pemuda tersebut," ujarnya.

Sementara Obie, warga yang lainnya mengaku sebelumnya sempat melihat video porno tersebut namun belum terpikir bahwa itu dilakukan di sebuah pantai di Pulau Bangka.

"Setelah dihebohkan, saya kemudian kembali membuka dan kuat dugaan itu dilakukan di Pulau Bangka," ujarnya sepert dikutip Antara.

Ia menjelaskan, daru informasi yang didapat di dalam video tersebut ternyata diunggah seseorang bernama Dhea Narsiesz pada 12 Juli 2012 lalu.

Dalam komentar pada video itu sang pengunggah mengatakan dirinya sengaja membuat judul video itu sedikit tidak nyambung.

Hal yang sama juga dikatakan Amoy (25), warga yang lainnya mengaku sudah sepekan terakhir ini video porno tersebut sempat menjadi pembicaraan sejumlah orang di warung miliknya.

"Setahu saya sudah seminggu ini, saya tahunya dari orang yang belanja di warung saya. Waktu itu mereka melihat video itu. Rupanya, kejadiannya di Bangka makanya langsung heboh," katanya. (src)
read more

Rabu, 31 Desember 2014

Cewek psk konsumsi inex untuk kuat sex



Seorang tukang ojek, Adi (34) dibekuk anggota Polsek Denpasar Timur di kawasan Jalan WR Supratman Denpasar. Adi tangkap karena sering menjual narkoba jenis inex di tempat lokalisasi pelacuran di Padang Galak, Dentim.

Dari tangan Adi, polisi mengamankan barang bukti 5 butir inex. Penangkapan terhadap pria asal Malang, Jawa Timur (Jatim) ini berkat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering menawarkan inex di cafe-cafe dan sejumlah wanita PSK yang ada di lokalisasi.

"Saat diinterogasi, pelaku sempat mengelak dan berbelit-belit. Barang bukti kita temukan di dalam bungkus rokok. Ada 5 butir yang dibungkus plastik," ujar Kanit Reskrim Polsek Denpasar Iptu Doni Bayu Anggoro Kamis (25/12) di Denpasar.

Kepada penyidik, Adi sempat mengelak bahwa tidak mengetahui rokoknya yang dibawanya itu terdapat inex. Tetapi akhirnya dia mengakui bahwa barang haram itu adalah miliknya.

Perbutir inex dijualnya dengan harga rata-rata dari Rp 600-700 ribu. Kalau laku seluruh inex yang dibawanya, dia mendapat bonus 1 butir atau Rp 700 ribu.

"Kebanyakan cewek-cewek di kompleks yang beli pak. Biar kuat kerjanya," akunya di hadapan penyidik.(src)
read more

Selasa, 30 Desember 2014

Situs pelacuran layani pesan antar



Dalam laman situs pelacuran itu terpampang foto perempuan cantik. Usianya masih muda. Paling tua umur pelacur di lokalisasi dunia maya itu 32 tahun. Semua berbadan montok dan bisa melayani dengan berbagai gaya.

Namun masuk ke dalam lokalisasi dunia maya itu tidak mudah. Hanya kalangan tertentu bisa menemukan alamat situs prostitusi itu. Buat menjadi anggota harus mengeluarkan fulus. Keanggotaannya dibagi tiga. Pertama berjenis Perak dengan biaya Rp 500 ribu seumur hidup. Kedua, keanggotaan Emas seharga Rp 1 juta.

Terakhir keanggotaan berstatus Berlian senilai Rp 2 juta, juga untuk seumur hidup. "Berhak ikut atau membuat acara pesta seks tertutup," kata pengelola situs pelacuran itu melalui pesan elektronik kepada merdeka.com pekan lalu.

Pengelola menyertakan pula kontak BlackBerry dan nomor rekening sebuah bank swasta milik orang berinisial P untuk mempermudah transaksi. "Segera aktifkan status keanggotaan anda dengan membayar biaya keanggotaan sesuai paket keanggotaan ingin Anda ambil," tulis pengelola itu.

Sebagai bukti otentik, merdeka.com mengontak salah satu pelacur penghuni situs itu. Perek berinisial S ini beroperasi buat wilayah Jakarta. Saat dihubungi melalui telepon selulernya dia menyanggupi berkencan sejam dengan tarif Rp 800 ribu.

Kata kuncinya menyebut nama situs pelacuran itu untuk mempermudah transaksi. Pelacur ini juga tidak banyak bertanya lantaran merdeka.com sudah menyebut situs pelacuran itu di awal. "Bisa untuk di mana?" kata S Rabu pekan lalu.

Anggota situs lokalisasi itu baru bisa mengakses kontak telepon seluler setelah mentransfer fulus sesuai status keanggotaan. Di sana tiap anggota bisa mendapatkan nomor telepon seluler, kontak BlackBerry, hingga alamat surat elektronik perempuan sewaan. Namun fasilitas didapat tergantung jenis keanggotaan dipilih.

Untuk anggota jenis Perak hanya mampu mengakses kontak pelacur area Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Keanggotaan Emas bisa mendapatkan kontak pelacur dari lima kota itu ditambah agensi model majalah dewasa. Model-model itu merangkap menjadi pelacur melalui agensi.

Keistimewaan untuk anggota Berlian dapat mengakses semua pelacur ada di situs itu dengan mudah. Anggota juga bisa menggelar pesta seks hingga menjadi gigolo. Selain itu, anggota Berlian boleh memesan pelacur dari berbagai daerah di situs ini, termasuk pemuas syahwat dari negeri jiran: Malaysia dan Singapura.(src)
read more

Senin, 29 Desember 2014

Tarif cabe cabean dan tante kesepian di internet



Ibarat lokalisasi sungguhan di Jakarta, situs pelacuran ini menyediakan fasilitas lengkap. Pelacurnya mulai dari usia belasan tahun hingga tante kesepian. Selain itu, gigolo dan transgender juga mangkal di situs ini.

Cakep tapi bego atau biasa dikenal dengan sebutan cabe-cabean ada pula di sana. Tarif mereka bervariasi, mulai Rp 500 ribu sekali hingga Rp 700 ribu buat sekali main. Ukuran harga itu dipatok rata buat sekali kencan berdurasi satu jam.

Namun tidak semua anggota di situs lokalisasi ini bisa mendapat fasilitas tambahan promo pelacur belia ini. "Khusus untuk anggota bertipe Berlian," kata pengelola situs lokalisasi itu kepada merdeka.com melalui pesan elektronik pekan kemarin.

Dari hasil penelusuran, pelacur belia itu tersedia khusus untuk wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang. Buat Jawa Barat, mojang asal Bandung juga disediakan buat memuaskan nafsu pelanggan. Sekali sepekan anggota jenis Berlian bisa menikmati tidur dengan cabe-cabean. Dalam situs itu promo pelacur masuk dalam kategori ekspo.

Paling tidak ada sekitar 30 pelacur baru bisa dinikmati anggota kategori Berlian. Promo itu diperantarai seorang germo. Syaratnya tiap pengguna jasa harus mentransfer uang muka. Kelebihannya, pelacur jenis cabe-cabean ini menyediakan tempat atau kamar kos untuk bersenggama dengan pelanggan.

Sebagai bukti otentik, pelacur cabe-cabean ini menyertakan foto berpakaian seksi hingga tanpa busana. Itu dilakukan buat meyakinkan pelanggan baru untuk memakai jasa mereka.

Selain pelacur belia atau cabe-cabean, situs lokalisasi ini menyediakan layanan dari tante kesepian. Untuk anggota situs lokalisasi ini bisa memuaskan syahwat gratis. Fasilitas ini juga hanya bisa dinikmati anggota berjenis Berlian. Tante kesepian disediakan bagi anggota untuk wilayah Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, hingga Surabaya.

Pengamat kejahatan dunia maya Judith MS telah tujuh tahun memantau perkembangan situs prostitusi. Menurut dia, kemajuan teknologi rupanya dimanfaatkan juga oleh para pemain dunia pelacuran untuk memperdagangkan perempuan.

Dia menyayangkan maraknya situs itu tidak diimbangi pencegahan dari instansi terkait. "Kecanggihan teknologi saat ini memudahkan pelaku bahkan jika domain diblokir maka akan sangat mudah berganti alamat dengan cepat," ujarnya melalui pesan BlackBerry. "Minimnya hukuman penjara membikin pelaku tidak pernah kapok."(src)
read more

Minggu, 13 Juli 2014

Video Mesum 'belum ada judul' hebohkan warga ogan



Beberapa hari terakhir, warga di Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan beredarnya video mesum 'belum ada judul' yang tersebar melalui handphone. Bahkan, video itu sempat ditonton kalangan pelajar SD dan SMP.

Di dalam video mesum yang berdurasi 7,57 menit tersebut diperankan seorang wanita berambut panjang dan laki-laki berkumis. Dari awal adegan, wajah perempuan yang sedang beraksi lebih banyak terlihat, sementara raut muka sang laki-laki berkumis yang tengah menikmati adegan itu jarang terlihat.

Hingga kini belum dipastikan identitas pemeran video tersebut. Namun selentingan kabar menyebutkan, pemeran wanitanya merupakan warga Desa Talang Pangeran Ulu, Kecamatan Pemulutan Barat yang berstatus janda berinisial WN. Sementara pasangannya berasal dari Banyuasin dan sudah beristri berinisial J.

Menurut salah seorang warga yang pernah menonton video tersebut, Supriyadi (35), penyebaran video mesum tersebut sudah terjadi sejak seminggu terakhir melalui layanan bluetooth. Tidak hanya kalangan dewasa, anak-anak yang masih duduk di bangku SD dan SMP pun turut heboh menonton video mesum tersebut.

"Informasi yang beredar, pelakunya masih warga setempat yang berstatus janda dan suami orang. Pelakunya harus diusut karena merusak moral apalagi beredar di anak-anak," ungkap Supriyadi kepada merdeka.com, Senin (26/5).

Kapolsek Pemulutan AKP Hermawansyah mengaku belum mendapat laporan resmi dari masyarakat. Namun ia tidak memungkiri adanya desas-desus dari segelintir orang terkait peredaran video mesum tersebut.

"Meski belum ada laporan, kami akan melakukan penyelidikan kebenaran peredaran video porno itu termasuk pemeran dan penyebarnya," tegasnya.(src)
read more

Sabtu, 07 Juni 2014

Bocah cabuli bocah



Kasus pencabulan semakin marak terjadi. Kali ini menimpa lima orang bocah di bawah umur yang masih berusia 10 tahun ke bawah yaitu F (10), I (7), N (7), E (8) dan D (7) yang dilakukan RD (10) di Jalan Baru Tumbuh, Rt 05 Rw 04, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Dari kelima korban tersebut, dua di antaranya berjenis kelamin perempuan yaitu F dan E. Salah seorang korban, F mengatakan, RD yang merupakan teman sekolah sekaligus teman sepermainannya pernah menyodominya.

"Waktu itu abis Isya lagi main bakar-bakaran sampah, berlima saya, I, N, D, dan RD. Tiba-tiba RD pelorotin celana saya terus digituin, kemaluan bagian depan juga diraba-raba sama dia (RD)," kata F di Jakarta Jumat (7/6) malam.

F menambahkan, saat itu teman-temannya yang sedang bermain bersamanya hanya bisa diam. Hal tersebut karena mereka diancam oleh RD menggunakan batu bila menolak permintaannya tersebut.

Sementara itu, hal yang sama dilontarkan korban lainnya N (7). Selain disodomi, dubur N juga sempat dimasukkan kayu oleh RD.

N mengaku bukan hanya sekali diperlakukan seperti itu. Namun, dia tidak ingat secara pasti berapa kali perbuatan yang menyakitkan itu diterimanya.

Sementara itu Haryanto (32), orang tua N awalnya tidak pernah curiga dengan sakit yang dialami anaknya. "Sempet anak saya (N) sakit diare sampai seminggu dan mengeluhkan sakit di bagian duburnya," ungkapnya.

Bahkan, lanjutnya, anaknya tersebut juga pernah demam panas dingin dan mengigau sambil mengucapkan kali "Sakit, sakit." Namun, anaknya tersebut tidak pernah cerita perihal apa yang dialaminya.(src)
read more

Sabtu, 26 April 2014

Pelajar SMP Ngawi mesum digerebek warga



Kabupaten Ngawi yang ada di selatan Provinsi Jawa Timur dan bertetangga dengan Jawa Tengah tampaknya menjadi surga tersendiri bagi pasangan mesum untuk menyalurkan nafsu bejatnya. Mungkin karena itulah, membuat warga jengah hingga nekat menggerebek para pelaku mesum.

Hanya dalam waktu dua hari, ada dua penangkapan pasangan mesum di Ngawi. Yang paling miris, semua pelakunya adalah siswa SMP. Namun warga tidak mau tahu dengan status mereka. Setelah ditangkap, pelakunya pun harus menanggung malu karena diarak beramai-ramai ke kantor polisi.

Kasus penangkapan sejoli SMP yang paling anyar terjadi di Kecamatan Karangjati, Ngawi. Karena kesal melihat keduanya berbuat mesum di sebuah rumah di tengah kampung, warga setempat bergegas menggerebek mereka saat sedang berhubungan intim.

Warga Kecamatan Karangjati di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, tampaknya sudah sangat kesal melihat ada seorang pelajar yang sering mengendap-endap datang ke sebuah rumah hanya untuk berbuat mesum. Awalnya, mereka curiga saat jam malam selalu ada saja seorang pemuda yang datang ke rumah cewek baru gede, yang belakangan merupakan pacarnya sendiri.

Kecurigaan warga kian menjadi saat melihat pemuda tadi datang ke pacarnya hingga larut malam. Dugaan kalau sedang berbuat cabul di rumah tersebut semakin menguat, tatkala ada warga yang melihat pelajar laki-laki yang datang di atas pukul 22.00 WIB. Padahal, dalam adat orang Jawa bila ada tamu yang datang larut malam harus wajib lapor ke ketua RT. Namun hal itu tidak dilakukan tamu laki-laki yang datang berulang kali ke rumah pacarnya.

Kejadian itu ternyata sudah diintai warga cukup lama sampai akhirnya mereka memutuskan menggerebek sejoli mesum tersebut.


Penggerebekan pasangan muda-mudi yang sedang berhubungan layaknya suami-istri di Kecamatan Karangjati Ngawi ini pun langsung dilakukan warga pada jam malam. Usai diintai dan diselidiki, lalu warga mencoba masuk ke dalam rumah.

Pengakuan seorang warga menyebutkan, bahwa warga mencoba mengetuk pintu tapi tidak ditanggapi. Setelah dirembug, warga kemudian memutuskan masuk ke dalam rumah dan mendapati sejoli yang sedang memadu kasih di dalam kamar.

Menurut pengakuan si gadis yang tertangkap basah, perbuatannya dilakukan atas dasar suka sama suka. Jadi sama sekali tidak ada paksaan.(src)
read more

Senin, 07 April 2014

Pilot Mesum dengan eks pramugari di dalam mobil di Bandara



Seorang pilot dan eks pramugari maskapai penerbangan swasta digerebek petugas keamanan dan pengguna jasa di lokasi parkir Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (9/3). Diduga keduanya sedang berbuat mesum karena petugas mendapati satu celana dalam wanita di dalam mobil tersebut.

Menurut saksi mata, Syarifudin, petugas bandara membawa keduanya ke Pos Polisi di terminal tersebut. Awalnya para sopir pribadi dan petugas keamanan yang sedang duduk di lokasi curiga dengan mobil yang mesinnya hidup, namun terparkir diam, tetapi mobil Avanza dengan nomor polisi B 8700 JB terus bergoyang.

Merasa curiga dengan kondisi mobil itu, mereka pun mendekat. Setelah dilihat lebih dekat, mereka pun menyaksikan ada seorang wanita dan pria di dalam mobil itu. Para saksi pun melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Pas digerebek sepertinya belum selesai (berbuat mesum) karena ada celana dalam wanita di mobil tersebut. Mereka juga sudah telanjang. Tapi kayaknya enggak dilanjutin keburu ketahuan," ujar Syarifudin di lokasi.

Diketahui, pilot tersebut berinisial W, sedangkan eks pramugarinya tidak diketahui namanya. Meski terdapat celana dalam di mobil tersebut, kedua pasangan beda jenis kelamin tersebut akhirnya dilepaskan kembali.

Petugas kepolisian beralasan, tidak ada yang dapat membuktikan bahwa celana dalam di mobil tersebut milik wanita.

Saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut, Kepala Pos Polisi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta AKP Kasiono ponselnya tidak aktif. Belum ada keterangan resmi dari polisi.(src)
read more

Mesum di mobil anggota DPRD



Badan kehormatan DPRD Kabupaten Batanghari, Jambi, akan memanggil Jum (34), anggota dewan Batanghari dari Partai Golkar yang diduga berbuat mesum dengan perempuan berinisial SS di dalam mobil.

"Kita akan panggil Jum dalam rapat BK pada Senin (7/4)," kata Ketua Badan Kehormatan DPRD Batanghari Elfisina seperti dikutip dari Antara, Senin (7/4).

Menurut dia, BK juga akan memanggil SS, yang diduga menjadi kekasih gelap dan selingkuhan anggota DPRD tersebut.

"Jika terbukti BK DPRD Batanghari akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Sanksi yang akan diberikan kepada Jum berupa peringatan secara tertulis di atas materai 6000," katanya.

Ini merupakan kejadian yang pertama, apabila terkendala pada mekanisme, BK akan memberikan sanksi tertulis sesuai dengan aturan yang berlaku.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Fajar Gemilang mengatakan, kasus Jum merupakan kasus perzinahan. Selama istri Jum belum melakukan pengaduan maka kasus tersebut sulit diproses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, Jum yang juga calon anggota legislatif Kabupaten Batanghari dari Partai Golkar, Kamis (3/4) sekitar pukul 09.00 WIB ditangkap polisi karena diduga berbuat mesum.

Kanit Pidana Umum (Pidum) Polres Batanghari Ipda Edi Januar mengatakan, penangkapan itu berawal saat anggota Satlantas Polres Batanghari sedang berpatroli. Saat itu anggota mendapati dan mencurigai satu unit mobil minibus hitam jenis Avanza bernomor polisi B 2596 TO yang sedang terparkir di Jalan AMD Kelurahan Muarabulian, persis mengarah ke tempat pembuangan akhir sampah.

Ketika didekati petugas mobil tersebut langsung kabur namun berhasil dihentikan petugas, katanya.

Dari pemeriksaan diketahui mobil tersebut dikendarai Jum dan di dalamnya terdapat seorang wanita yang diakui sebagai kekasih caleg tersebut dengan inisial SS (24), warga RT01 Kelurahan Sungai Rengas Kecamatan Marosebo Ulu.

Lokasi tempat ditangkapnya Jum yang merupakan caleg Partai Golkar dari daerah pemilihan IV (Mersam-Marosebo Ulu) nomor urut 7 itu memang daerah sepi karena jauh dari permukiman warga.

Dari hasil pemeriksaan, SS diketahui adalah alumni Akademi Perawat YPSBR Muarabulian dan bekerja di Puskesmas Marosebo Ulu sebagai tenaga kerja sukarela, kata Ipda Edi.

Dari pengakuan wanita tersebut, mereka belum lama berada di tempat kejadian perkara, dan SS juga sudah mengetahui kalau Jum sudah beristri. Polisi masih terus menyelidiki dugaan kasus perbuatan mesum Jum dan SS tersebut.(src)
read more

Sabtu, 22 Maret 2014

Mesum di hotel siang hari di gerebek



Enam pasangan mesum diduga bukan suami istri terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin saat berada di kamar hotel. Razia dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat.

Dalam razia yang dilakukan di beberapa hotel di kawasan Banjarmasin Timur, petugas berhasil mengamankan enam pasangan yang diduga berbuat mesum. Biasa pasangan ini masuk kamar dari Jumat siang.

Pelaksanaan razia dengan sasaran para pengunjung hotel yang bukan pasangan suami istri itu dilakukan pada Jumat (21/3) siang, usai pelaksanaan salat Jumat.

Sedangkan untuk hotel yang dilakukan razia itu di antaranya, Hotel Tambangan Jalan A Yani Kilometer 5, Penginapan Andika, Guess House Bee Jalan Pramuka dan Home Stay Filhip di Jalan Gatot Subroto Banjarmasin Timur.

Semua hotel yang dilakukan razia serta pemeriksaan itu, Satpol PP Banjarmasin, mengamankan enam pasangan bukan suami istri dan semuanya langsung digiring ke Balai Kota Pemerintah Kota Banjarmasin.

"Para pasangan bukan suami istri itu dilakukan pendataan dan pembinaan bagi yang masih di bawah umur kita panggil orangtuanya untuk diberitahukan agar lebih ekstra mengawasi anak-anaknya," ujar Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Banjarmasin, Dani Mantera dilansir dari Antara, Sabtu (22/3).

Dani mengatakan, bagi penginapan atau hotel yang kedapatan menerima pasangan yang bukan suami istri akan langsung dilakukan pendataan dan pencatatan.

Apabila nantinya hotel atau penginapan hingga tiga kali dilakukan razia tetap saja ditemukan pasangan yang bukan suami istri, maka langsung dilakukan penyegelan.

"Kita tidak main-main, apabila kita temukan sebanyak tiga kali setiap dilakukan razia masih terdapat pasangan mesum maka kita tindak tegas dan hotel/penginapan itu langsung kita segel," tegasnya.(src)
read more

Jumat, 14 Maret 2014

Video mesum kiai haji



Seorang pria yang dikenal sebagai pemuka agama berbuat mesum dengan dua wanita sekaligus. Adegan panas itu direkam, dan kini beredar luas ke tangan masyarakat. Pelaku berinisial SS kini masih buron.

Video mesum yang berdurasi 6 menit 36 detik itu diduga dibuat pada 2011 silam. Dua wanita dalam video panas diduga berprofesi sebagai dokter. Aksi tersebut dilakukan di salah satu kamar vila di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Dalam video terlihat SS yang bekas pengurus MUI Kabupaten Bogor bugil dengan posisi terlentang, sedangkan satu wanita berinisial T setengah telanjang. Sedangkan satu wanita lagi berinisial R terlihat di sampingnya masih mengenakan pakaian dalam.

Video mesum yang berdurasi 6 menit 36 detik itu diperankan oleh tiga orang satu orang pria dan dua orang wanita. Secara bergiliran wanita-wanita itu memuaskan birahi pria yang disebut-sebut memiliki sebuah pesantren di Cisarua, Bogor itu.

Kejadian ini langsung menggegerkan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor mengingat sosok yang ada dalam video tersebut dikenal masyarakat bergelar kiai haji. Kini polisi tengah mengusut kasus ini. (sbr)
read more

Kamis, 27 Februari 2014

Video Mesum "Fatim Vs Wndo



Polisi sudah mengantongi identitas pemeran video mesum Fatim Vs Wndo yang menghebohkan warga Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Namun, polisi belum bersedia mengungkap identitas keduanya.

Kasat Reskrim OKI AKP H Surachman mengungkapkan, pihaknya sudah mengirimkan petugasnya ke Kecamatan Lempuing untuk menjemput pemeran yang diduga terlibat dalam video mesum berbahasa Jawa tersebut.

"Sudah kita turunkan petugas untuk menjemput pelakunya," ungkap Surachman, Rabu (26/2).

Berdasarkan laporan, kata dia, pihaknya sudah mengantongi identitas pemerannya. Keduanya warga Lempuing tetapi pihaknya belum bisa memberitahu identitasnya.

"Nanti dulu kita ungkap identitas pelakunya. Yang penting kita jemput dulu," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga OKI, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan beredarnya video mesum berbahasa Jawa melalui handphone. Adegan persetubuhan itu dilakukan di atas ranjang beralaskan tikar dalam sebuah gubuk terbuat dari papan.

Video mesum yang berdurasi 09:06 menit yang berjudul Fatim Vs Wndo tersebut diperankan oleh seorang wanita warga Desa Sindang Sari dan laki-lakinya warga Desa Kepahyang, Kecamatan Lempuing, OKI.

Dalam video tersebut hanya terlihat jelas wanita yang mengenakan baju kaos hitam bergambar winnie the pooh, kaos dalam berwarna pink dan memakai celana panjang warna hitam, memakai ikat pinggang warna putih.

Sedangkan laki-laki hanya terlihat tangannya yang sedang merekam dan sebagian badannya yang tidak menggunakan baju. Di dalam video itu sesekali keduanya bercakap-cakap dalam bahasa Jawa. "Iki apa-apaan, ko direkam," kata wanita yang sedang menanggalkan celana dalam.

"Wes meneng wae," jawab pasangannya.

"Meneng wae apo Dio," ujar wanita itu.

Setelah adegan mesum itu dilakukan beberapa menit. Pasangan laki-lakinya mengatakan, "inilah sang Fatim," sambil merekam pasangannya yang masih dalam posisi terlentang.(src)
read more

Kamis, 20 Februari 2014

Penjaja seks joki three in one



Pesona Jakarta begitu memikat, menarik banyak orang berlomba datang ke ibu kota untuk mengadu nasib. Para pendatang rela bekerja apa pun di sini. Dari yang halal sampai bisnis terlarang seperti prostitusi.

Uniknya, prostitusi di Jakarta banyak dikemas dalam berbagai bentuk. Bahkan pekerjaan sekelas penumpang bayaran alias joki, pekerjaan semula dianggap temeh, kini berujung menjadi transaksi syahwat yang menyilaukan.

Betapa tidak, joki-joki berwajah molek dan bertubuh sintal bisa meraup rupiah lebih dari biasanya. Tumpukan rupiah bisa didapat joki tersebut asal mau melayani nafsu si sopir.


Ayu, joki cantik lainnya mengakui, belakangan teman-temannya sesama joki memang bersedia memberikan pelayanan lebih. Dia menyebut biasanya mereka terdiri dari remaja 18 tahun. Tempat mangkalnya berdekatan dengan Markas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya. "Kalau sudah sore biasanya makin banyak ABG-ABG," kata Ayu saat ditemui Kamis malam pekan kemarin.

Ayu menyebut ciri-ciri joki bisa diajak tidur kerap berpakaian ketat dan mencolok dari lainnya.

Salah satunya Nin, rayuan uang dan desakan pergaulan membuat dia berani menerima tawaran untuk tidur bareng. "Karena butuh uang," katanya.

Dia mengaku tidak setiap hari ditawari untuk menemani tidur. Biasanya menemani pengemudi paruh baya di sebuah hotel kelas melati di bilangan Blok M, Jakarta Selatan. Bahkan kadang ada pengemudi mengajak dia hanya untuk menemani berkaraoke.(src)

read more

Senin, 17 Februari 2014

Mahasiswa dan seks bebas

Menurut Koordinator Mitra Citra Remaja (MCR) dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Barat, Putri Rian Sari, beberapa hal menjadi penyebab alasan mengapa orang mau melakukan hubungan seks di luar nikah ialah faktor dari lingkungan keluarga.

Selanjutnya karena pergaulan, kemudian ketidaktahuan risiko terbesar dari hubungan gelap itu. Perilaku negatif itu juga didorong oleh rasa ingin tahu yang besar untuk mencoba segala hal yang belum diketahui. Terakhir sikap untuk menolak cukup sulit.

"Makannya untuk meminimalisir itu kenali diri adalah langkah awal untuk menjadi yang diinginkan," kata Putri.

Dalam catatan MCR sejak Agustus hingga Desember 2013 dari 330 remaja, 41 di antaranya mengaku pernah berhubung seks. Permasalahannya kebanyakan dari mereka yang melakukan belum mengerti banyak dengan seks, sebab orang tua masih menganggap bahwa membicarakan mengenai seks adalah hal tabu.

Video porno 'Bandung Lautan Api' yang diperankan oleh AH dan Nan sempat merebak lantaran videonya direkam dan diekspos ke media. Dari situlah muncul mahasiswa Bandung mengikuti tiruan adegan video seks panas yang menggunakan ponsel pribadinya.

"Ya, jangan sampai dibawa keluar. Taruh di hard disk begitu merekam. Muka jangan disorot. Nanti ribet kalau HP ilang," kata S, salah satu mahasiswa yang hobi merekam foto-foto seksi kekasihnya.(src)
read more

Senin, 10 Februari 2014

Sex Bebas Mahasiswa Yogya



Pada 2002, Yogyakarta pernah digegerkan oleh hasil penelitian Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis dan Humaniora (LSCK PUSBIH). Saat itu penelitian menunjukkan hampir 97,05 persen mahasiswi di Yogyakarta sudah hilang keperawanannya saat kuliah.

Masyarakat banyak yang tak percaya dan menuding penelitian itu mengada-ada. Kontroversi pun muncul berhari-hari. Hingga kini, banyak yang masih bertanya benarkah hasil penelitian yang membuka aib budaya seks bebas di kalangan mahasiswa Yogyakarta itu.

Meskipun mungkin angkanya tak seratus persen benar, berbagai fakta dan kesaksian menunjukkan budaya seks bebas di kalangan mahasiswa Yogyakarta benar adanya. Bagi anak muda zaman sekarang seks bukan lagi hal tabu. Apalagi di Yogya, tempat berkumpul ribuan mahasiswa dari berbagai daerah di Nusantara.

Di Yogyakarta, masyhur dengan sebutan kota pendidikan dan kebudayaan perlahan ikut tergeser dengan modernitas. Di Yogya kini mulai tumbuh tempat hiburan malam yang terjangkau bagi mahasiswa.

Bukan saja tumbuh subur di pusat kota, namun di sekitaran kampus, tempat hiburan malam sudah ibarat kampus kedua bagi mahasiswa. Di kawasan Babarsari misalnya pergaulan bebas dari kafe ke kafe tak lagi terbendung. Biasanya, pergaulan malam itu berlanjut ke kos-kosan tempat tinggal para mahasiswa.

Heri salah satu penjual angkringan di sekitar kos-kosan di kawasan Seturan menjadi saksi pergaulan bebas anak-anak muda. Dari angkringannya, dia menunjukkan beberapa kos-kosan di Yogyakarta yang bebas tanpa aturan bagi penghuninya. Di kos-kosan itu, setiap malam hilir mudik para penghuninya dengan membawa teman wanitanya.

"Kalau malam kelihatan ada yang bawa mobil, berangkat sendiri, pulang malam bawa cewek," ujar Heri.

Meski tidak tahu jelas apa yang dilakukan sepasang laki-laki perempuan di dalam kos, Heri menebak tidak jauh dari aktivitas seks. "Belum pernah lihat sih, tapi ya bisa ditebak, mahasiswa rata-rata yang tinggal di situ," kata Heri sambil menunjuk arah salah satu kos bebas di Seturan.

Hal tersebut bukan cuma diakui oleh heri, beberapa mahasiswa yang sedang nongkrong di angkringan Heri pun turut memberikan informasi tambahan. Menurut mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta yang enggan menyebutkan namanya, kos bebas yang identik dengan pergaulan bebas bukan lagi hal baru.

Dia mengaku sejak kos di daerah sini, banyak mahasiswa yang kerap mengajak pacarnya untuk menginap bersama di kos bebas. "Itu dari sini ke barat, ada kos bebas, ya biasa aja bawa cewek ke kamar," ujarnya.

Menanggapi fenomena perilaku seks bebas di kalangan anak muda di Yogyakarta, aktivis Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), sebuah LSM yang bergerak pada edukasi hak reproduksi, Putri Katulistiwa mengatakan salah satu penyebabnya karena sistem sosial masyarakat dan juga kebijakan pemerintah yang mulai melempem. "Di lokasi banyak pendatangnya seperti Babarsari dan Seturan, itu ya sulit, pemerintahnya tidak tegas, masyarakatnya cuek," ujarnya kepada merdeka.com, Sabtu (9/2).(src)
read more

Jumat, 07 Februari 2014

Wanita kurus korban Perkosa polisi gadungan



ER, korban pencurian, penyekapan dan pemerkosaan tiga tersangka polisi gadungan mengaku trauma mengingat peristiwa yang dialaminya tersebut. Dia pun tidak mau mengingat lagi kasus tersebut.

"Saya masih trauma, enggak mau ingat lagi," ujar ER di Mapolrestro Jakarta Barat, Jumat (7/2).

Wanita berbadan kurus ini menuturkan, dirinya sedang menunggu dijemput adiknya saat disekap ke dalam mobil tersangka. Korban disekap oleh ketiga tersangka selama kurang dari delapan jam.

Korban disekap pada Rabu (29/1) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Ketiganya polisi gadungan itu menuduh korban sebagai pengguna narkoba.

Setelah melakukan pelecehan dan pemerkosaan, ketiga tersangka kemudian meminta korban untuk menghubungi keluarga. Kepada keluarga korban, ketiga tersangka meminta uang tebusan sebelum dilepaskan di pangkalan taksi di daerah Bitung, Tangerang, Banten sekitar pukul 08.00 WIB.

"Uang tebusan yang diminta Rp 4,5 juta. Adiknya diikutkan ke dalam mobil. Kemudian keduanya dilepaskan," jelas Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi.

Setelah melakukan penyelidikan, kedua tersangka ditangkap di dua lokasi berbeda. Tersangka AS ditangkap di Pekayon, Kabupaten Tangerang, Banten pada tanggal 1 Februari 2014 sekitar pukul 17.30, tersangka R ditangkap di daerah Cikupa, Tangerang, Banten sekitar pukul 19.00 WIB. Sementara, satu orang tersangka H, masih dalam pencarian.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal berlapis, Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 285 KUHP dan atau Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(src)
read more

Selasa, 04 Februari 2014

Mesum ABG di Warnet sampai Hamil



Di bilik warnet, fenomena menjalin asmara ini seolah menjadi tren. Di situ ABG bisa berjam-jam bebas bermesraan sambil menonton film porno. Bermodalkan uang jajan, lapak seadanya disulap menjadi tempat mesum.

Sudah urusan nafsu, kadang pengawasan di dalam warnet diabaikan. Masih ingat dengan tindakan mesum pelajar SMK asal Kulonprogo, Jawa Tengah, pada akhir 2012 lalu? Akibat nafsu sesaat siswi K (15) hamil gara-gara mesum di warnet.

Bukan sekali atau dua kali, tapi aksi tak senonoh ini dilakukan hingga 10 kali, di warnet langganannya, di kawasan Bendungan, Kecamatan Wates.

Sang pacar, AI (18) yang merupakan pengangguran ini kerap mengajak K untuk berbuat mesum. Lantaran dinding bilik yang tertutup pelaku pun merasa aman untuk berbuat mesum.

K bahkan mengaku keperawanannya juga direngut di bilik warnet itu. Pada aksi nekatnya yang ke-9 itu sebenarnya K sudah dalam kondisi hamil, namun AI lagi-lagi menyatakan bahwa dirinya akan bertanggung jawab.(src)
read more

Senin, 03 Februari 2014

Pelajar Mesum di gerbong kereta



Terkadang sejoli tidak peduli jika gairah cinta mereka sudah mencapai puncaknya. Sampai-sampai persetubuhan terjadi di tempat yang tak layak.

Inilah yang terjadi pada muda-mudi di Purwakarta. Jika Jakarta terkenal dengan jembatan layang cinta, Purwakarta dikenal dengan 'kereta cinta'.

"Biasanya banyak yang gituan dan pacaran di gerbong kereta bekas di stasiun Purwakarta, Karang Layung kalau malam-malam," jelas Pramana pelajar di SMKN Purwakarta kepada merdeka.com di Purwakarta, Minggu (2/2).

Pelajar yang sering lewat stasiun tersebut merasa jengah dengan rintihan wanita di dalam gerbong tersebut. Pramana tidak habis pikir dengan teman seumurannya yang berani pacaran di tempat dan gelap tersebut.

"Ya gimana kalau sudah gituan mah enggak kerasa seremnya," ujar Pramana menirukan pengakuan temannya.(src)
read more

Jumat, 20 Desember 2013

Video Goyang Oplosan



Sebuah acara di televisi swasta terus saja melahirkan fenomena baru yang jadi viral di dunia maya. Jika dulu acara ini sempat melambungkan nama Cesar dengan jogetnya bernama Goyang Cesar, kini giliran Goyang Oplosan yang jadi perhatian masyarakat.

Hal ini terlihat di YouTube dalam beberapa hari terakhir ini. Beberapa video yang mencuplik adegan goyangan tersebut laris manis dicari masyarakat Indonesia. Padahal, goyangan ini sendiri tidak terlalu aneh dan mirip-mirip dengan goyangan sebelumnya, Goyang Cesar.

Goyangan bernama Goyang Oplosan ini sendiri mengambil latar belakang lagu berjudul Oplosan yang sering dinyanyikan oleh Orkes Melayu di beberapa tempat. Namun, Goyangan ini ternyata mampu menarik hati masyarakat Indonesia terbukti dengan banyak dicarinya video maupun lirik lagu terkait di internet.

Di YouTube, sebuah video yang mencuplik goyangan ini sudah dilihat lebih dari 265 ribu kali hanya dalam waktu lima hari. Ini merupakan angka yang tinggi untuk sebuah video YouTube berisi konten lokal.

Sementara itu, Google sendiri juga menunjukkan hal yang sama dalam Google Trends dalam beberapa minggu terakhir. Menurut data Google Indonesia mulai dari 9 Desember 2013 hingga sekarang, lirik lagu berjudul Oplosan juga banyak dicari orang.

Akankah Goyang Oplosan mengikuti ketenaran Goyang Cesar? Atau malah lebih terkenal lagi? Patut ditunggu.(src)
read more